Investor Pemula

Mengenal Supply dan Demand dalam Crypto

supply-dan-demand

Dalam perekonomian, istilah supply dan demand tentu tidak lagi asing. Supply atau penawaran dan demand atau permintaan dalam perekonomian berhubungan erat dan merupakan bagian dari proses terjadinya transaksi, lho. 

Demikian halnya dengan Crypto yang juga menggunakan istilah supply dan demand. 

Apa yah yang dimaksud dengan supply dan demand dalam Crypto? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Pengertian Supply dalam Crypto

Salah satu investasi yang populer dalam beberapa tahun terakhir ini adalah cryptocurrency.

Cryptocurrency merupakan mata uang virtual atau digital yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan transaksinya dan untuk mengontrol pembuatan unit yang baru.

Nah dalam mata uang crypto, terdapat istilah yang dikenal dengan supply. Berikut ini adalah beberapa pengertian istilah dasar yang berhubungan dengan supply dalam crypto.

  • Supply merupakan jumlah token atau koin yang terdapat dalam blockchain baik yang beredar maupun yang tidak beredar pada kalangan publik dalam periode tertentu. 
  • Fixed Supply atau maximum supply merupakan jumlah maksimum dari koin yang beredar atau yang terdapat di pasaran.
    Biasanya fixed supply menjadi salah satu metrik acuan yang digunakan oleh investor atau trader crypto, lho.
  • Total Supply yakni merupakan total koin yang saat ini telah ditambang (mining). Total supply yang dimaksud dalam hal ini sudah termasuk koin yang tidak lagi beredar maupun yang telah hilang.
  • Circulating supply yaitu  jumlah token atau koin yang saat ini beredar.

Bagi trader maupun investor, membeli mata uang kripto dengan fixed supply merupakan cara yang efektif lho untuk mendapatkan keuntungan dari nilai di masa depan.

Bitcoin (BTC) adalah salah satu mata uang kripto yang paling populer. Bitcoin telah menjadi pilihan utama bagi sebagian besar trader maupun investor, dalam beberapa tahun terakhir. 

Hal ini terutama karena peningkatan yang signifikan dalam permintaan dan nilainya yakni dengan supply limit 21 juta BTC.

Keterbatasan supply biasanya akan membantu menjaga nilai atau harga koin seperti BTC tetap tinggi karena trader maupun investor tidak mendapatkan penawaran yang melimpah untuk bisa membeli lebih banyak.

Baca Juga: Bitcoin Miner, Cara Menghasilkan Keuntungan dengan Mining

Pengertian Demand dalam Crypto

Nah, bagaimana dengan demand dalam crypto? Demand dalam crypto dapat diartikan dengan banyaknya jumlah permintaan terhadap token atau koin crypto

Hal ini tentunya tidak jauh berbeda dengan pengertian demand secara umum dalam ekonomi. 

Terdapat beberapa hal yang dapat memengaruhi demand dari crypto seperti implementasi crypto dalam bidang kehidupan seperti penggunaan aset kripto untuk pembayaran, dan juga kepopuleran atau eksposur suatu aset kripto. 

Semakin populer suatu aset kripto, maka indikasi demand atau permintaan pada aset tersebut akan semakin banyak, lho. 

Cara Kerja Supply dan Demand dalam Crypto

Berdasarkan hal yang telah dibahas di atas, terdapat hubungan yang erat antara supply dan juga demand. 

Dalam hukum ekonomi, jika demand atau permintaan mengalami kenaikan dan supply atau penawaran suatu barang tetap, maka harga barang tersebut biasanya juga akan mengalami kenaikan.

Namun, jika supply barang meningkat sedangkan permintaan atau demand akan barang tersebut tetap, maka harga barang biasanya akan mengalami penurunan. 

Nah, apakah hal ini juga berlaku dalam aset kripto? Untuk kita ketahui, hal ini tidak jauh berbeda dengan pemahaman dasar kita mengenai supply dan demand itu sendiri, lho. 

Misalnya untuk Bitcoin (BTC), supply maximum untuk aset kripto ini adalah 21 juta seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dan tidak akan bisa bertambah lagi. 

Sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan supply yang terbatas, trader maupun investor berlomba-lomba untuk memiliki aset kripto yang satu ini. 

Baca Juga: Valuasi Koin Kripto Fluktuatif, Mana yang Layak Dikoleksi?

Bitcoin diperkirakan akan habis ditambang oleh para miner yang saat ini diperkirakan telah ditambang mencapai 19 juta Bitcoin.

Keinginan investor maupun trader untuk memiliki aset kripto ini tentunya meningkatkan permintaan atau demand akan Bitcoin. 

Kenaikan permintaan terhadap Bitcoin juga menaikkan harga aset kripto tersebut. Meskipun demikian, supply Bitcoin akan mengalami penipisan dan diperkirakan akan habis pada tahun 2140 karena demand yang semakin tinggi. 

Nah, hadiah yang akan didapatkan oleh miner di masa depan dari melakukan mining Bitcoin nantinya akan berkurang 50 persen setiap empat tahun.

Pada umumnya, investor maupun trader akan memahami pentingnya permintaan (demand) tinggi dan penawaran (supply) rendah. 

Namun, jika berinvestasi pada aset kripto dengan fixed supply  juga tidak menjamin keuntungan secara terus-menerus, lho

Jika pemerintah membuat keputusan untuk menerima kripto sebagai alat pembayaran yang sah, masyarakat mungkin akan bersedia menggunakan mata uang ini dan meningkatkan demand dan menaikkan harga karena risiko harga akan turun secara tiba-tiba cenderung lebih kecil. 

Terdapat banyak faktor tambahan yang perlu untuk diketahui dan juga  dipertimbangkan oleh investor maupun trader sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto. 

Selain itu, meskipun cryptocurrency tergolong tidak lagi baru, beberapa orang tetap khawatir untuk menginvestasikan uang mereka karena harganya yang cukup fluktuatif. 

Oleh karena itu perlu pemahaman dan pengetahuan yang baik mengenai instrumen investasi yang akan dipilih. Profil risiko setiap investor yang berbeda juga menjadi salah satu pertimbangan penting dalam berinvestasi.

Baca Juga: Yuk Cobain! Bitcoin Mining Online, Menambang Uang Gaya Baru

Baca Artikel Lainnya di Ajaib Kripto!

Untuk menemukan artikel menarik lainnya, ayo, cek halaman Belajar Ajaib Kripto! Download juga aplikasi Ajaib Kripto di iOS dan Play Store dengan klik button di bawah ini!

Artikel Terkait