Investor Pemula

Protokol Liquity, Platform Pinjaman Berbasis DeFi Tanpa Bunga

liquity

Sejak popularitas DeFi atau Decentralized Finance terus meningkat, ada banyak proyek kripto bermunculan yang menawarkan beragam layanan keuangan termasuk pinjaman dalam bentuk aset kripto. Hanya saja, nominal bunga yang dibebankan ke pihak peminjam terbilang cukup besar dan menjadi masalah. Hal ini yang menjadi dasar munculnya proyek DeFi serupa bernama Liquity dengan kelebihan yang ditawarkan khususnya dari segi bunga.

Proyek kripto ini diyakini menjadi revolusi dari sistem yang diterapkan pasar pinjaman crypto. Lalu, seperti apa layanan yang coba ditawarkan oleh Liquity untuk menarik minat investor dengan platform-nya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Liquity?

Pada dasarnya, Liquity merupakan sebuah protokol peminjaman berbasis DeFi alias terdesentralisasi tanpa bunga dengan menjadikan token Ethereum sebagai jaminan. Nantinya, pinjaman akan diberikan dalam bentuk stablecoin bernama LUSD berpatokan dengan USD dan memiliki rasio agunan minimal sebesar 110 persen.

Selain dengan agunan, Liquity juga menawarkan Stability Pool yang meliputi LUSD beserta peminjam lainnya. Protokol yang diciptakan oleh Robert Lauko serta Pardoe pada 2019 ini menggunakan sistem collateralized debt positions atau CDP bernama Trovers. Setiap pengguna bisa mendepositkan LUSD mereka ke dalam Stability Pool.

Tujuan diciptakannya Liquity yaitu bisa menyediakan smart contract tanpa adanya bunga dengan biaya terjangkau bagi pengguna crypto sekaligus memberikan insentif berupa LQTY ke semua pengguna yang berhasil menjalankan sistem secara baik. Setelah hampir 2 tahun berjalan, Liquity berhasil meraih pendanaan mencapai USD8,4 juta pada tiga putaran pendanaan dari Pantera Capital dan Polychain.

Sistem yang diterapkan Liquity sendiri terdesentralisasi secara otomatis dan bebas untuk tata kelolanya. Dengan begitu, peminjaman token asli bisa dilakukan tanpa harus memiliki izin frontend pihak ketiga sehingga mendapatkan modal maksimal dan kemudahan bagi setiap pengguna.

Cara Kerja Protokol Liquity

Untuk mengetahui bagaimana mengakses Liquity, ada baiknya bagi kamu untuk memahami cara kerja dari protokol ini. Setidaknya ada dua fungsi token yang dimiliki Liquity yaitu LUSD dan LQTY. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa sistemnya menggunakan Trovers dengan pengguna terlebih dahulu menyetorkan LUSD ke stability pool untuk menyerap utang likuidasi.

Satiap Trovers yang dilikuidasi pemilik LUSD di stability pool akan menerima sebagian ETH sebagai jaminan. Adapun utang minimal yang bisa dipinjamkan sebesar 2.000 LUSD yang dirancang guna menghindari pelaku spam pembuat banyak Trovers kecil yang menyebabkan gas fee meningkat. dalam protokol ini juga terdapat stablecoin LUSD dan native token LQTY.

LUSD bisa ditukar Ethereum kapan pun dengan nominal berapa pun yang menggunakan mekanisme soft peg agar keseimbangan seluruh protokol bisa terjaga. Sementara itu ada native token Liquity yaitu LQTY yang digunakan memberi imbalan bagi penyedia stabilitas dan memberikan insentif ke pengembang frontend maupun early adopters.

Jika LUSD membutuhkan periode waktu untuk penguncian minimum, maka LQTY tidak membutuhkannya dengan imbalan yang diberikan ke basis pro-rata.

Fitur-Fitur yang Ditawarkan Liquity

Untuk bisa menarik minat para investor bertransaksi di protokol Liquidity, ada sejumlah fitur yang ditawarkan dalam memudahkan setiap pengguna, di antaranya sebagai berikut:

Frontend Pihak Ketiga

Untuk menjalankan sistem antarmukanya, protokol liquidity menggunakan bantuan pihak ketiga sebagai Frontend Operators. Hal ini akan menghubungkan pengguna ke Liquity saat melakukan deposit atau mengambil pinjaman. Untuk menjalankannya juga cukup mudah yaitu dengan mengunduh Liquity launch kit atau Frontend software development kit.

Hal ini akan membantu pengguna memperoleh pendapatan pasif dalam bentuk token LQTY.

Tahan Sensor

Dengan adanya pihak ketiga yang menjalankan frontend, maka Liquity benar-benar bersifat terdesentralisasi dan tahan akan sensor. Hal ini membuat kebijakan moneter Liquity lebih kokoh dibanding protokol peminjaman DeFI lainnya yang menggunakan model DAO.

Tidak Adanya Bunga

Protokol Liquity menghasilkan token LUSD yang tidak dibebankan biaya saat dipinjam. Hanya dengan mengunci Ethereum sebagai jaminan, setiap pengguna dapat mengambil pinjaman dalam LUSD tanpa dibebani bunga.

Rasio Jaminan yang Rendah

Jika protokol lain menerapkan rasio jaminan yang sangat tinggi, maka protokol Liquidity tawarkan rasio jaminan yang belum pernah ada sebelumnya yaitu hanya 110 persen. Hal ini akan menciptakan efisiensi kapitalisasi dalam sistem pinjaman yang memiliki 11 kali leverage.

Bebas Tata Kelola

Dengan fitur bebas tata kelola ini, maka kemungkinan adanya manipulasi bisa dihindari melalui protokol Liquidity. Hal ini seolah menjadi layer tambahan dalam desentralisasi yang tidak ada di banyak platform DeFi.

Stability Pool

Kemudian ada stability pool yang lebih dikenal sebagai Stability Providers memungkinkan pengguna mendepositkan LUSD untuk mengamankan mekanisme pinjaman dari fluktuasi harga Ethereum. Sementara itu, siapapun yang mendepositkan token LUSD melalui stability pool bisa mendapatkan insentif tersebut.

Staking untuk Hasilkan Keuntungan

Protokol Liquity juga memberikan insentif ke setiap pengguna dengan staking token LQTY melalui kontrak staking Liquity. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menerima bayaran dari meminjamkan atau pencairan.

LQTY sebagai Token Milik Liquity

Untuk mendukung ekosistem dari protokol Liquity, maka proyek ini juga memiliki native token yaitu LQTY dengan fungsi sebagai token sekunder pada protokol Liquity. Untuk pasokan maksimum LQTY mencapai 100 juta koin dengan sirkulasi terkini mencapai 94,588,299 koin. Sampai saat ini harga LQTY di pasar sekitar USD1,48 per koin dengan kapitalisasi pasar mencapai USD122 juta.

Walaupun sebenarnya harga LQTY sempat mencapai titik tertinggi di angka USD146,94 pada April 2021 lalu, namun mengacu pada layanan yang ditawarkan tetap membuatnya sebagai salah satu pilihan.

Oleh karena itu, Liquity menjadi salah satu proyek blockchain dan kripto yang bisa menjadi pilihan untuk investasi. Hanya saja, keputusan tetap ada di tangan investor dalam memilih aset kripto yang diyakini cukup menjanjikan. Bagi kamu yang ingin memiliki LQTY, kamu bisa mendapatkannya secara aman dan mudah melalui aplikasi Ajaib Kripto.

Ajaib Kripto hadir untuk membantu siapa pun yang ingin berinvestasi di aset kripto secara aman dan tepercaya. Ada banyak pilihan aset kripto dengan prospek menjanjikan yang bisa dipilih sesuai target investasi.

Jadi tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi Ajaib Kripto di smartphone kamu untuk mulai investasinya, sekarang.

Artikel Terkait