Investor Pemula

Market USDT vs IDR, Mana Lebih Baik dan Cocok untuk Pemula?

usdt

USDT (Tether) adalah singkatan dari US Dollar Token, Aset Kripto yang nilainya diikat (tethered) pada nilai mata uang fiat, dalam hal ini dolar Amerika Serikat. Ini disebut sebagai stablecoin karena nilainya stabil dan terkait dengan mata uang yang lebih stabil, dalam hal ini USD.

USDT sering digunakan dalam perdagangan kripto sebagai cara untuk mengamankan nilai aset kripto saat pasar volatil. Jadi, meskipun harganya bervariasi, nilainya seharusnya sebanding dengan satu dolar AS.

“Di antara market USDT dan IDR, mana sih yang lebih baik dan cocok untuk pemula?”

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim Ajaib Kripto telah merangkum beberapa informasi penting yang bisa digunakan sebagai referensi untuk mengetahui mana yang lebih baik.

Apa Itu Market USDT dan IDR dalam Trading Kripto?

Market USDT ataupun IDR pada dasarnya adalah dua jenis pasar yang digunakan dalam berbagai aktivitas perdagangan kripto.

Market USDT

Market USDT merupakan standar yang digunakan dalam trading kripto dengan menggunakan mata uang dolar dalam bentuk aset digital Tether. Ini merupakan salah satu stablecoin yang nilainya terikat dengan mata uang Amerika Serikat (USD).

Oleh karena itu, dalam market USDT, biasanya setiap aset kripto yang diperdagangkan harganya lebih stabil, karena selalu mencerminkan nilai USD secara langsung.

Market IDR

Sama seperti USDT, market IDR merupakan pasar yang menggunakan mata uang rupiah Indonesia. Ini artinya setiap nilai aset kripto dalam pasar ini akan disandingkan dengan rupiah.

Market IDR umumnya digunakan oleh trader yang berbasis di Indonesia dan ingin melakukan trading dalam mata uang lokal mereka.

Ketika seseorang ingin melakukan trading kripto, mereka dapat memilih untuk beroperasi di salah satu dari kedua pasar ini tergantung pada preferensi masing-masing.

Setiap pasar memiliki karakteristik serta volatilitas berbeda. Pemilihan di antara keduanya tergantung pada tujuan utama trading, pemahaman, serta tingkat kenyamanan trader itu sendiri.

Perbedaan Market USDT dan IDR

Terdapat beberapa perbedaan penting yang perlu diketahui sebelumnya di antara kedua market ini, yaitu;

1.    Volatilitas Harga

Volatilitas harga menjadi salah satu perbedaan utama di antara keduanya. Dalam pasar USDT, nilai aset kripto selalu terkait dengan mata uang Amerika Serikat (USD).

Di sisi lain, pasar IDR menggunakan rupiah sebagai alat transaksi utamanya, dan pergerakan harganya tidak secepat yang terjadi di pasar USD.

Hal ini karena biasanya pergerakan pasar IDR terlebih dahulu dipengaruhi oleh berbagai faktor yang terjadi secara domestik sebelum dipengaruhi oleh peristiwa dan perubahan global dan membuatnya menjadi lebih stabil. Ini membuatnya menjadi pilihan lebih sesuai bagi pemula yang ingin memahami kondisi dan volatilitas pasar secara lebih baik.

2.    Regulasi dan Keamanan

Market USDT biasanya bergantung pada regulasi global, di mana hal tersebut mengharuskan penyedia layanan kripto untuk mematuhi standar keamanan umum tanpa terikat pada peraturan di suatu negara tertentu.

Di sisi lain, market IDR tunduk pada regulasi dan hukum yang diberlakukan di Indonesia. Hal ini memungkinkan kebijakan perlindungan konsumen lebih baik karena biasanya dilindungi secara langsung oleh suatu otoritas resmi.

3.    Akses

Akses ke pasar juga merupakan perbedaan penting lainnya yang membedakan kedua pasar tersebut. Market USDT lebih banyak digunakan pada bursa kripto global, hal ini memungkinkan setiap orang untuk mengakses berbagai aset digital di seluruh dunia.

Sedangkan market IDR umumnya hanya digunakan pada bursa lokal Indonesia. Hal ini dapat membatasi akses pengguna ke berbagai aset kripto lainnya dan hanya dapat mengakses crypto yang tersedia pada pertukaran domestik.

Mana yang Lebih Baik untuk Pemula?

Secara mendasar, market USDT ataupun IDR tidak memiliki perbedaan terlalu besar karena hal yang membedakannya hanyalah mata uang yang digunakan. Namun, market IDR lebih cocok digunakan oleh pemula, hal ini dikarenakan regulasi, akses dan keamanan yang lebih jelas.

Selain itu, biasanya proses perdagangannya juga lebih mudah karena penggunaan mata uangnya dapat ditukar secara langsung tanpa perlu melewati proses yang rumit. Oleh karena itu market IDR merupakan pilihan yang lebih baik dan aman untuk pemula.

Kesimpulan

Dalam memilih antara market USDT (Tether) dan IDR (Rupiah) untuk pemula dalam aktivitas trading kripto, beberapa faktor perlu dipertimbangkan.

Market USDT terikat dengan mata uang Amerika Serikat (USD) dan hal ini membuatnya lebih volatile karena digunakan pada perdagangan global.

Di sisi lain, market IDR menggunakan rupiah sebagai alat transaksi utamanya dan bisa mengalami pergerakan harga lebih lambat karena dipengaruhi oleh faktor domestik sebelum dipengaruhi oleh peristiwa global.

Tidak hanya itu, akses juga merupakan salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelumnya. USDT biasanya tersedia di berbagai pertukaran crypto global, sedangkan IDR lebih terbatas pada pertukaran yang tersedia di Indonesia. Oleh karena itu market IDR lebih cocok digunakan untuk pemula.

Mulai Investasi Aset Kripto di Ajaib Kripto!

Siap memulai perjalanan investasi crypto kamu? Yuk, langsung saja mulai bersama Ajaib Kripto! Cek harga crypto hari ini, dan Jual Beli Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, serta coin lainnya akan jadi lebih mudah, aman, dan tepercaya bersama Ajaib Kripto, aplikasi crypto yang sudah terdaftar dan berizin dari Bappebti.

Yuk, download Ajaib Kripto sekarang!

Artikel Terkait