Investor Pemula

BTC Dominance: Apa Itu dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Crypto?

BTC Dominance: Apa Itu dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Crypto?

Dalam pasar crypto, Bitcoin (BTC) merupakan aset kripto paling terkenal dan paling banyak digunakan. Namun, selain dari nilai harganya, masih ada faktor penting lainnya yang mempengaruhi pasar crypto, yaitu dominasi Bitcoin (BTC Dominance).

Apa Itu BTC Dominance?

BTC Dominance merupakan salah satu indikator yang paling umum digunakan untuk mengukur dominasi Bitcoin di pasar crypto. Nah, indikator ini akan mengukur persentase nilai total kapitalisasi pasar yang dikuasai Bitcoin.  

Sebagai contoh, jika total kapitalisasi pasar crypto saat ini ada diharga $2 triliun, dan nilai kapitalisasi pasar bitcoin ada di harga $1 triliun, maka artinya Bitcoin Dominance akan menjadi 50 persen. 


Indikator ini cukup sering digunakan untuk melacak bagaimana Bitcoin mempengaruhi pasar crypto secara keseluruhan. Semakin tinggi Bitcoin Dominance, maka semakin besar pengaruh Bitcoin terhadap pasar crypto. 

Jika nilai BTC Dominance rendah, maka semakin banyak koin alternatif yang mampu bersaing dengan Bitcoin di pasar crypto. 

Sejarah Perjalanan BTC Dominance

BTC Dominance hadir sebagai metrik penting untuk mengukur besarnya kontribusi bitcoin pada suatu pasar crypto. Nah, mari kita intip sejarah perjalanan BTC Dominance dari tahun ke tahun.

2017: BTC Dominance muncul

Di awal tahun 2017, Bitcoin Dominance berada di bawah 90 persen. Ini artinya, Bitcoin masih sebagai aset kripto paling besar, namun nilai pasar dari aset lain mulai meningkat. Di kuartal kedua di tahun yang sama, Ethereum mulai menunjukan diri sebagai aset kripto yang mengalami kenaikan signifikan. Di bulan Juni, Bitcoin Dominance turun ke level terendah di bawah 40 persen.


2018: Dominasi kembali ke bitcoin

Walaupun sempat mengalami penurunan hingga level terendahnya di tahun 2019, Bitcoin Dominance mengalami kenaikan yang cukup tajam di awal tahun 2018. Selama periode ini, Bitcoin mengalami kenaikan harga yang stabil, sedangkan aset lainnya mengalami penurunan. 

2019: Aset kripto lain berkembang

Di tahun 2019, aset kripto lain mulai mengalami perkembangan yang signifikan, seperti halnya Binance Coin dan Litecoin. Walaupun begitu, Bitcoin masih mempertahankan dominasinya dengan Bitcoin Dominance di atas 50 persen di sepanjang tahun. 

2020: Dominasi Bitcoin di tengah pandemi

Di tahun 2020, pandemi COVID-19 cukup mengguncang pasar keuangan global, salah satunya crypto. Ditengah pandemi ini, Bitcoin masih cukup kuat mempertahankan dominasinya dengan Bitcoin Dominance hingga naik ke level tertingginya dalam 2 tahun terakhir pada bulan Maret 2020, yaitu diatas 65 persen.

2021: Bersaing dengan aset kripto lain

Di awal tahun 2021 lalu, BTC Dominance sempat turun kembali di bawah 60 persen. Sedangkan aset-aset lain seperti Ethereum, Binance Coin, dan juga Dogecoin mulai menunjukan kenaikannya yang cukup stabil. 

Di periode ini, Bitcoin mengalami penurunan, dan para investor mempertanyakan posisi dominannya di pasar crypto. Di akhir tahun, BTC Dominance ada di kisaran 40 hingga 50 persen. 

Mengapa BTC Dominance Penting?

BTC Dominance penting karena Bitcoin adalah mata uang kripto tertua dan paling dikenal di dunia. Sebagai mata uang kripto pertama yang diperkenalkan ke pasar, Bitcoin memiliki pengaruh yang besar terhadap pasar kripto secara keseluruhan. Jika harga Bitcoin naik atau turun, itu dapat mempengaruhi harga koin alternatif di pasar crypto.

BTC Dominance juga merupakan indikator yang penting untuk melacak pergeseran dalam pasar kripto. Jika BTC Dominance menurun, itu bisa menjadi tanda bahwa koin alternatif sedang naik dalam popularitas dan bisa mempengaruhi kinerja Bitcoin di pasar crypto.

Bagaimana Bitcoin Dominance Mempengaruhi Trading dan Crypto?

Faktanya, Bitcoin Dominance bisa mempengaruhi strategi trading di pasar crypto. Jika Bitcoin Dominance meningkat, ini akan menjadi tanda kalau Bitcoin sedang naik dalam popularitas dan mungkin menjadi waktu yang baik untuk membeli Bitcoin. 

Namun jika Bitcoin Dominance menurun, maka ini akan jadi waktu yang baik untuk membeli koin alternatif karena mereka mungkin sedang naik dalam popularitas dan nilai.

Sebagai catatan, Bitcoin Dominance hanyalah satu indikator dan tidak bisa menjadi satu-satunya indikator yang kamu gunakan untuk membuat keputusan trading. Kamu masih memerlukan indikator lain dan analisis tren pasar secara menyeluruh untuk memastikan strategimu berjalan lancar. 

Berdasarkan penjelasan diatas, jika bisa menyimpulkan kalau Bitcoin Dominance memang penting sebagai indikator yang bisa melacak pengaruh Bitcoin di pasaran. Sampai saat ini, Bitcoin juga masih memegang posisi yang dominan di pasar crypto dan dunia. 

Walaupun Bitcoin Dominance mengalami fluktuasi yang signifikan, Bitcoin masih menunjukan stabilitas dan daya tahannya yang kuat di tengah gejolak pasar crypto, seperti yang terjadi saat pandemi COVID-19. 

Sebagai calon investor, kamu harus memperhatikan setiap pergerakan Bitcoin Dominance untuk memahami bagaimana Bitcoin berkontribusi pada nilai pasar seluruh aset kripto. Dengan begitu, kamu bisa membuat keputusan investasi yang tepat. 

Artikel Terkait