Seputar Info

Pentingnya Memahami Rebound dalam Aset Kripto yang Diinvestasikan

Rebound

Pada dasarnya, keuntungan yang dihasilkan dalam investasi saham berasal dari capital gain dan dividen. Hanya saja, capital gain menjadi fokus utama bagi kebanyakan investor karena peluangnya sangat besar untuk hasilkan keuntungan yang besar pula terutama untuk aset kripto. Oleh karena itu, setiap investor harus menerapkan strategi seperti menganalisa waktu yang tepat untuk membuka posisi. Salah satunya ketika terjadi rebound dalam aset kripto.

Di mana, rebound sendiri menjadi momen bagi aset kripto untuk mengalami capital gain sehingga keputusan untuk menjual adalah pilihan tepat. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan rebound dalam aset kripto maupun saham dan kapan waktu terjadinya hal tersebut? Nah, untuk mengetahui jawaban tersebut dan menambah pengetahuan kamu dalam berinvestasi, yuk simak penjelasan mengenai rebound dalam aset kripto berikut ini.

Apa Itu Rebound?

Memahami apa itu rebound di instrumen saham maupun crypto bisa diumpamakan seperti aktivitas olahraga basket. Di mana, istilah rebound dalam basket sendiri biasa digunakan untuk menggambarkan kondisi bagi seorang pemain yang menangkap maupun mengambil bola memantul ketika pihak lawan gagal dalam memasukkan bola ke dalam ring.

Jika diartikan dengan konteks investasi saham atau crypto, maka rebound merupakan kondisi harga yang naik dari adanya pantulan setelah mengalami penurunan atau bearish. Di mana, rebound terjadi hanya saat adanya tren pelemahan maupun penurunan alias bearish dalam aset kripto. Kondisi bearish yang terjadi pada indeks saham secara serentak akan mendorong investor menjual aset yang dimiliki demi menambah jumlah kerugian lebih besar.

Penurunan pasar yang terjadi secara umum sendiri disebabkan oleh kondisi pasar dunia maupun politik suatu negara. Oleh karena itu, walau terkesan tren pelemahan, namun rebound tidak akan terjadi saat tidak adanya kondisi penurunan maupun pasar aset kripto. Selain itu, penurunan ini juga bisa disebabkan oleh adanya berita maupun liputan dari media secara negatif yang mempengaruhi harga maupun nilai.

Rebound Aset Kripto

Dalam dunia crypto sendiri, Bitcoin memiliki peran penting dalam mempengaruhi harga aset kripto di pasaran. Mengingat, nilai Bitcoin yang paling tinggi sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar menjadi acuan atau penentu nilai aset kripto lainnya. Ketika nilai atau harga Bitcoin melemah, maka dampak yang diberikan cukup besar untuk harga aset kripto di pasar.

Oleh karena itu, memahami rebound dalam aset kripto salah satunya bisa dilihat dari pergerakan harga Bitcoin. Pola dari rata-rata pergerakan 200 day pada moving average juga dapat menjadi pertanda ketika mulai menghilang, maka akan ada penurunan dari suatu nilai aset kripto. Begitu sebaliknya, saat induk dari aset kripto mengalami kenaikan secara terus, maka bisa diprediksi bahwa pasar aset kripto secara menyeluruh juga ikut naik alias tetap aman.

Kapan Waktu Crypto Mengalami Rebound?

Untuk lebih jelasnya memahami kapan waktu yang tepat bagi aset kripto mengalami rebound, maka penting untuk kamu mengetahui pergerakan dari Bitcoin ketikan 50 day moving average melakukan pergerakan di bawah 200 day moving average seperti yang disebut sebelumnya. Di mana, situasi dari pola grafik ini dinamakan death cross yang akan memberikan rasa khawatirkan bagi banyak trader teknis. 

Simpelnya, saat terjadi 50 moving average yang memotong garis 200 day dari moving average, maka hal tersebut menjadi peringatan jika nilai aset kripto bakal mengalami pelemahan. Di mana, death cross sendiri menjadi indikator andal dalam bear market karena seolah meramalkan kehancuran dari pasar saham pada tahun 1929,1974, hingga 2008. Akan tetapi, Bitcoin sendiri berhasil melewati situasi tersebut. 

Death cross sendiri diartikan sebagai situasi pasar aset kripto dengan pergerakan harga rata-rata 50 day moving average yang memotong garis dari rata-rata pergerakan harga secara jangka panjang yang digambarkan 200 day moving average. Pola pada grafik ini dianggap mengalami bearish karena menunjukkan tren pasar sebelumnya mengalami kenaikan menjadi melemah. 

Pola death cross sendiri terakhir muncul pada bulan Maret 2020 yang membuat Bitcoin dalam hitungan dua bulan saja berbalik hingga membentuk pola golden cross.Hal ini membuat valuasi Bitcoin mengalami kenaikan secara terus-menerus hingga mencapai titik tertinggi di sepanjang masa. Lalu, jawaban dari kapan waktu crypto mengalami rebound adalah mengacu pada metrik utama seperti rata-rata pergerakan MA 200 day pada Bitcoin.

Selama hal ini terus berlanjut, maka tidak banyak yang harus dikhawatirkan karena keadaan tersebut dapat menunjukan lonjakan besar pada nilai yang akan datang. Contohnya saja pada tahun 2020 lalu dengan Bitcoin sebelumnya berada di harga 6.000 USD, lalu mencapai 63 USD.

Contoh Rebound dalam Aset Kripto

Untuk memahami rebound dalam aset kripto secara lebih jelas, ada baiknya kamu melihat contohnya. Di mana, contoh ini bisa menjadi gambaran bagaimana aset kripto dinyatakan mengalami rebound. Apalagi tidak ada indikator pasti yang menunjukkan kapan aset kripto bakal mengalami rebound. Walaupun begitu, contoh rebound sendiri bisa menjadi acuan untuk memprediksi kapan terjadinya.

Contoh rebound yang dimaksud yaitu pada Ethereum di Agustus 2022 lalu. Di mana, Ethereum menunjukkan sedikit rebound jika dibandingkan Bitcoin dengan naik 1,94 persen dalam waktu 24 jam terakhir yaitu per 24 Agustus ke angka 1.634 USD. Rebound pada Ethereum berkorelasi erat dengan grafik harga SP500. Hanya saja tampak harga Bitcoin tidak mengalami perubahan secara signifikan jika dibandingkan Ethereum.

Selain Ethereum, ada juga contoh Bitcoin yang mengalami rebound pada 12 Januari 2021 lalu. Di mana, harga Bitcoin meningkat drastis mencapai 20 persen dari 30.500 USD ke 36.600 USD dalam waktu satu hari saja.

Oleh karena itu, rebound dalam aset kripto menjadi salah satu momen yang dinanti-nanti trader maupun investor. Di mana, keuntungan yang didapat ketika rebound tentunya berjumlah besar. Hanya saja, kamu tetap harus berhati-hati dalam menganalisa rebound dalam aset kripto. Hal ini karena bisa saja, pertanda akan rebound justru menjadi bull trap. Bukannya menghasilkan keuntungan, justru akan merugi.

Penting untuk memahami strategi yang akan diterapkan dalam investasi di aset kripto. Apalagi mendapatkan informasi dan pengetahuan dalam berinvestasi saat ini juga semakin mudah. Selain itu, kamu juga bisa berinvestasi di aset kripto melalui smartphone menggunakan aplikasi Ajaib Kripto. Di mana, Ajaib Kripto akan membantu kamu untuk memiliki aset kripto secara aman dan mudah.

Ditambah dengan sejumlah informasi penting yang bisa ditemukan di dalamnya untuk acuan menganalisa pasar crypto. Jadi tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi Ajaib Kripto di smartphone untuk miliki aset kripto, sekarang.

Baca Artikel Lainnya di Ajaib Kripto!

Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar aset kripto, blockchain, NFT, dan Metaverse, kunjungi halaman blog Ajaib Kripto! Ajaib Kripto menghadirkan layanan investasi crypto online yang aman dan terpercaya. Yuk, download aplikasi Ajaib Kripto dengan klik button di bawah ini!

Artikel Terkait